LENSAPEWARTA.COM – Kisah ini bisa menjadi inspirasi, bayangkan keinginan memiliki seorang pendamping yang gagah dan penuh kasih sayang justru menjadi siksaan bathin yang tak kunjung reda Seakan perjalanan rumah tangganya hanya untuk melayani Seks tanpa selimut kasih sayang cinta sesuai harapannya.
Aku hanya seorang ibu dari anak anak ku..tanpa seorang ayah yang mendampingi mereka..kini Aku mencintai laki-laki di sebelahku ini dengan segenap hatiku. Aku takut kehilangan dia. Aku ingin memilikinya seutuhnya. Tapi apakah aku rela mengorbankan apa yang menjadi milikku yang paling berharga ini dihadapannya???
Bagaimana dengan masa depanku? Apakah ia akan bertanggung jawab? Apakah ia akan menjadi milikku selamanya setelah aku mengorbankan yang paling berharaga padanya? Kami telah diikat oleh tali suci itu. Kami hanya sepasang kasih yang saling mencintai dan ingin saling memiliki.. Itulah sejumlah yang keluar dari pikiranku.
Sudah 1 tahun hubungan ini kami jalani. Rasa cinta yang aku miliki untuknya semakin dalam setiap harinya. Rasa takut kehilangan selalu menghantuiku setiap harinya. Selama ini, segala permintaannya selalu aku kabulkan. Sejalannya waktu aku kaget, sikap kasar dan brutal mengapa baru ku tahu, mengapa kau sembunyikan dari selimut cinta dan kasih sayang yang telah kita jalin.. hal yang paling berharga dalam hidupku ketika telapak tangan nya menyentuh tubuh ku dengan keras...kini ku sadar Kalau aku betul-betul mencintainya, Aku harus tidur dengannya dan sanggup menerima sikap kasar mu…Apa yang harus aku lakukan?
Ya Tuhan, ini adalah sebuah pilihan yang amat berat. Aku tidak tahu apa yang harus aku lakukan. Dia segalanya bagiku. Ia selalu ada untukku. Ia selalu menyediakan bahu yang kuat untuk membiarkan aku menyandar. Ia menyediakan dada yang bidang untuk membiarkan aku terlelap di sana ketika aku lelah. Ia memberikan tubuhnya yang hangat untuk memelukku ketika aku merasa kedinginan.. Apa ini yang harus Aku takutkan?
Aku buntu. Aku tak tahu apa yang harus aku lakukan... Ingin aku berlari dari kondisi ini. Buku harianku penuh dengan pertanyaan-pertanyaan karena otakku sudah tak muat lagi menimbun pertanyaan ini. Aku tumpahkan itu semua ke buku harian . Aku biarkan tanganku merasa lelah menulis setiap malamnya... Aku biarkan mataku yang mulai mengantuk terjaga. Aku biarkan otakku yang lelah terus berpikir memikirkan jawaban... Hanya satu yang aku lupakan... Mengapa aku harus merasakannya kini..Ya Tuhan inikah cinta..yang selalu diselimuti SEKS..
“CINTA ADALAH KEBUTUHAN BATIN YANG TIDAK BISA DIDAPATKAN BANYAK ORANG. KITA TIDAK HARUS MEMBERIKAN HAL YANG PALING BERHARGA ITU KEPADA ORANG LAIN SEBELUM SAATNYA TIBA. LAKUKANLAH ITU DENGAN DASAR CINTA DAN DENGAN SEBUAH IKATAN PERNIKAHAN YANG SUCI. MASA DEPAN HANYA ADA PADA TANGANMU. KAMULAH YANG MEMBUAT MASA DEPAN MU INDAH DAN KAMU LAH YANG MEMBUAT MASA DEPANMU HANCUR. DI USIA YANG MUDA, BANYAK HAL YANG BISA MEMBUAT KAMU SENANG SELAIN SEX."
Aku tertegun mendengar kalimat itu. Aku dapat melihat adanya cahaya depan mataku. Aku tahu apa yang harus aku lakukan. Aku tahu jawabannya ..Aku tahu, aku akan meneteskan air mataku setiap malam...tapi aku yakin itu jauh lebih baik daripada aku meneteskan air mata karena masa depanku hancur dan kamu mengambil yang paling berharga dariku... Aku tahu cinta itu butuh pengorbanan.tapi bukan menghujam dan menghantam diriku sebab..aku tahu apa yang harus aku korbankan... Aku biarkan air mataku menetes malam harinya dan malam-malam berikutnya...
Aku biarkan mataku terlelap karena terlalu banyak air mata yang aku keluarkan. Aku biarkan rasa dingin menggerogoti tubuhku. Tapi tak aku biarkan orang merenggut milikku sekarang atas dasar kesenangan dan dengan alasan cinta...aku sadar banyak dari mereka hanya ingin menikmati tubuh tuk pemuas nafsu dan mendampingi dengan kasih sayang palsu…
Ooh Tuhan..kini ku harus jalankan semua..ingin rasanya lepas..ingin rasanya..mengamuk..tapi tak bisa seakan terbayang bagaimana dia akan menerkamku bagai binatang buas…aku hanya bisa berpikir dan bergumam dalam hati..kepada kaum ku..
“SEX BERBEDA DENGAN CINTA..JIKA SEX HANYA BAGAIMANA MENIKMATI TUBUH PASANGAN DAN CINTA BAGAIMANA MENGASIHI SALING MENYAYANGI ANTARA PASANGAN..”
Ingat lah …Jangan Kau terbujuk Harta dan Nafsu SEX semata untuk menjadi pendamping… …renungkanlah ..apakah kamu mampu menjadi objek pelampiasan nafsu bengis nya…
Salam …
Terima Kasih Sobat..semoga Kau bisa lalui dan mendapat Ridhonya Amin..
(Red/Cahyo)
