![]() |
| Ketua DPC PPP Banyumas, Gus Akom. [Foto: Yudhi Prasetyo] |
LENSAPEWARTA.COM, PURWOKERTO - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Banyumas saat ini semakin mesra dengan Nahdatul Ulama (NU). Hal itu ditandai dengan beberapa kerjasama dengan NU.
Ketika PBNU menolak FDS full day scoll (FDS), PPP melalui wakilnya, Luthfiyati Annissa berorasi di alun-Alun Purwokerto ikut serta menolak FDS.
Selain itu juga lagu subbanul waton sbgai lagu NU, yg di karang mbah wahab hasbullah (mbahnya ketum PPP gus romi) yang di ijazahkan ke mbah maimoen Zubair yang juga merupakan tokoh PPP dan mertua dari Gus Anam tokoh PPP Banyumas.
Selain itu, meskipun PPP merupakan partai Islam lintas idiologi, tetapi kader dan pemilih hampir seratus persen warga Nahdiyin. Maka dalam menentukan kebijakan partai, tidak terlepas atas saran dari majelis syariah partai yaitu para kyai dan ulama.
Ketua DPC PPP Kabupaten Banyumas, H. Akomadhien Shofa (Gus Akom) mengatakan, menjelang pilkada Banyumas tahun depan, PPP menginisiasi terbentuknya koalisi hijau, berkoaliai dengan PKB dan partai pengusung lainnya yang nasionalis dan religius dalam naungan NU.
"Itu juga tidak lepas mengangkat kebesaran NU," katanya.
Kedekatan PPP dengan NU terkait dengan pengurus PPP yang juga kader NU. Dan sering melakukan silaturahmi antara DPC PPP Banyumas dengan tokoh-tokoh NU, terutama dengan Rois Syuriah KH. Chariri Shofa dan ketua PCNU Banyumas, KH Maulana Ahmad Hasan (Gus Hasan).
Sementara itu, Gus Akom yang juga menjadi Sekretaris Yayasan Pendidikan Ponpes Al Hikmah 1 Benda, Sirampong, Brebes dan ketua Forum Silaturrahim Kiai-Kiai Muda (FSKM) pengasuh pondok pesantren se jawa tengah menuturkan, sudah membentuk sekaligus melantik Pengurus Anak Cabang (PAC) se Banyumas dan Gerakan Pemuda Ka'bah (GPK) dapil tiga sebanyak dua ratus orang. Selain itu juga melantik WPP (Wanita Persatuan Pembangunan) PPP banyumas serta Silarurrahim bersama Habaib Kiai dan Asatidz baru baru ini.
"Mari hidupi NU dengan PPP dan Islam melalui PPP, karena PPP partai Islam yang berupaya menjaga Ukhuwah Islamiyyah dan Ukhuwah Wathoniyah," ucap pria kelahiran 17 April 1974 tersebut.
Keakraban PPP dengan NU pun terlihat seringnya PPP mengikuti kegiatan NU. Dan dari kepengurusannya seperti Banser, Fatayat, Muslimah, Anshor, Syuriah, baik sebagai GPK pengurus cabang, PAC, maupun majelis syariah. Pengurus PPP juga merupakan kebanyakan alumni PKPNU (Pelatihan Kader Penggerak)NU termasuk ketua DPC PPP nya.
Lebih lanjut Gus Akom pun menambahkan terkait Konferensi Cabang (Konfercab) NU VI Banyumas yang diselenggarakan Minggu (10/12). Ia mengharapkan dapat mewujudkan kemandirian NU untuk kejayaam NKRI, dan memiliki hubungan yang semakin mesra dengan NU. (Yud)
