Dandim Tegal Letkol Kav Kristiyanto S.Sos Beri Sambutan Peringatan Maulidurrosul Muhammad Saw Di Alun-Alun Kota Tegal
LENSAPEWARTA.COM, TEGAL - Bertempat di Alun-Alun Kota Jl. Masjid Kel. Mangkukusuman Kec. Tegal Timur Kota Tegal Dandim 0712/Tegal memberikan sambutan dalam rangka pelaksanaan Peringatan Maulidurrosul Muhammad SAW bersama Forkompinda dan Jami'yyah Rotibayn Tegal Tahun 2017, yang dihadiri 10.000 masyarakat kota tegal. Minggu (31/12)
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Plt. Walikota Tegal Drs. H.M. Nursholeh,M.Mpd, Pimpinan Ponpes Darul Hijrah Kota Tegal Al Habib Thohir bin Abdullah Al Kaf, Dandim 0712/Tegal Letkol Kav. Kristiyanto, S.Sos, Kapolres Tegal Kota AKBP Jon Wesly Arianto, SIK, Plt. Sekda Kota Tegal Drs. Yuswo Waluyo, Staf Ahli Walikota, Asisten dan Pimpinan OPD Setda Kota Tegal, Para Perwira Staf dan Jajaran Danramil Kota Dim 0712/Tegal, Para Alim Ulama, Habib dan Habaib
Dalam sambutan Dandim 0712/Tegal Letkol Kav. Kristiyanto, S.Sos, “mengatakan beberapa pesan untuk pribadi saya sendiri dan kepada masyarakat Kota Tegal, bahwa pada situasi akhir ini saya mengajak hadirin sekalian untuk lebih waspada dan lebih berhati-hati, lebih intelek, cerdas dalam menyikapi situasi dewasa ini. Era sekarang adalah era globalilasi atau istilah Jaman Now bagi anak muda”. Ucapnya
“Di era yang luar biasa dalam bidang Ilmu Tekhnologi, yang kita tidak dapat mencegah perkembangan informasi disekitar kita. Dinamika yang ada saat ini, kita umat islam ada beberapa yang mencoba memecah belah para alim ulama/umat islam untuk saling membenci, menjelek-jelekkan, untuk saling membenarkan diri dalam islam”. Tambahnya
Akhir-akhir ini semakin cukup membuat islam khawatir akan terjadi perpecahan umat. Untuk itu saya mengajak masyarakat semua, mari kita cermati perkembangan terserbut. Mari kita sama-sama tolak, kita bersikap, kita ingatkan jika ada yang memecah belah agama kita. Kami juga siap menerima laporan jika ada orang yang mencoba memecah belag agama kita. Karena ini sangat penting, karena tahun depan adalah tahun Pilkada, dimana wilayah Jawa Tengah ada pemilihan Gubernur dan di Tegal ada pemilihan Walikota dan Wakil Walikota, 2018 serta pemilihan Presiden 2019
Pilkada sangat rawan dan sensitif. Saya harap masyarakat bersikap dewasa dalam menanggapi Pilkada di wilayah Tegal. Kita boleh berbeda pilihan dan dukungan, tetapi yang tidak boleh adalah, kita umat islam menjadi terpecah belah, kita menjadi saling membeci, kita saling putus hubungan dan silaturahim, itu hal sangat tidak di anjurkan Rasulullah.
“Sekali lagi kami mengajak masyarakat Kota Tegal untuk saling menjaga diri, mari kita dukung, mari kita kawal pelaksanakan proses Pilkada di wilayah Kota Tegal Pilkada hanya satu hari pencoblosan, jangan sampai antar tetangga jadi bermusuhan karena beda dukungan”. Harapanya
Acara Tablig Akbar dan Istighosah dalam rangka menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW selesai, diakhiri dengan tausiyah oleh habib Tohir bin abdulah al kaf dan Do'a serta perayaan kembang api disertai dengan lantunan sholawat Nabi sebagai tanda pergantian tahun baru.(Pendim Tegal)
