Banyumas - Guna mencapai keberhasilan penyelenggaraan kegiatan pembinaan ketahanan pangan di seluruh satuan jajaran Korem 071/Wk dalam mendukung Pemerintah untuk meningkatkan ketahanan pangan secara nasional, maka perlu terobosan baru diantaranya dengan konsep back to nature yang belakangan ini menjadi tren dalam pola konsumsi masyarakat menuntut petani untuk mampu menghasilkan produk-produk pertanian organik yang benar-benar aman untuk dikonsumsi dan bebas dari residu bahan kimia yang dapat mengganggu dan membahayakan kesehatan.
Di satu sisi, petani dituntut untuk menghasilkan produk-produk pertanian organik, namun disisi lain petani juga harus berupaya untuk meningkatkan produktivitas hasil pertanian mereka. Untuk bisa menghasilkan produk pertanian organik sekaligus meningkatkan produktivitas hasil pertanian, tentunya diperlukan pola budidaya tanaman yang mengacu kepada konsep pertanian organik atau non kimia dalam pelaksanaannya.
Atas hal tersebut, guna meningkatkan hasil pertanian yang bermuara pada swasembada pangan maka Korem 071/Wijayakusuma mensosialisasikan " Pupuk Wijayakusuma Nutrition " dan mengadakan pendampingan kepada kelompok tani yang berada di wilayah Korem 071/Wk dalam rangka meningkatkan hasil pertanian.
Hal tersebut, sebagaimana yang disampaikan Danrem 071/Wk Kolonel Kav Dani Wardhana, S.Sos., M.M., M.Han., menyampaikan, Korem 071/Wk ikut berperan aktif dalam mewujudkan swasembada pangan, sebab ketahanan pangan merupakan bagian dari ketahanan Negara, sehingga seluruh elemen bangsa termasuk Korem 071/Wk wajib berperan demi menjaga kedaulatan tanah air.
"Dengan diluncurkannya Pupuk Wijayakusuma Nutrition, semata-mata demi untuk meningkatkan hasil pertanian dan meningkatkan kesejahteraan petani", pungkas Danrem.Red ***)

