BREBES –Peristiwa satu tahun silam dan 14 hektar persawahan penduduk tertutup material longsor dengan ketebalan antara 8-10 meter. Longsor diakibatkan terlepasnya tanah akibat tidak banyak akar yang mampu mencengkeramnya. Bencana alam memang tak bisa dihindari, namun yang mampu dilakukan meminimalisir longsoran serupa dengan penghijauan ribuan pine tree.
Dijelaskan Casro (41) Mandor Polter Perhutani PKBH Salem merangkap anggota tim BPBD Desa Pasirpanjang, warga Dusun Cibuhun Rt. 1 Rw. 3 Pasirpanjang bahwa, mitigasi dilakukan khususnya di lingkungan sekitar mahkota longsoran lama atau di Bukit Labuhan Bulan petak petak 7 F seluas 7 hektar (mahkota longsor baru yang sudah terdapat beberapa retakan tanah).
“Sekitar 3.850 batang pinus ditanam pada November 2018 lalu bersama masyarakat Salem, termasuk pemagaran areal tanam dengan kawat duri agar tidak dimakan ternak liar warga,” terangnya, Sabtu (12/1/2019).
Di petak ini juga telah dipasang dua buah EWS (Early Warning System) guna mendeteksi dan memberikan peringatan dini berupa sirine jika terjadi pergerakan tanah kepada 7 KK (23 jiwa) penduduk Dusun Jojogan dan puluhan di Cibuhun Desa Pasirpanjang. Pasalnya, kedua dusun ini diprediksi berada di jalur longsoran. (Aan0713).
