Bersama Jawa Kompas, Cak Amin Balapulang Kenalkan Dolanan Jadul


SLAWI (Banjaranyar)  - Para pemuda yang tergabung dalam Jawa Komunitas Pemuda Asyakur (Jawa Kompas) Desa Banjaranyar, Kecamatan Balapulang, Kabupaten Tegal menggelar Festival Permainan Tradisonal, Minggu (3/2) pagi.

Panitia kegiatan Ali Rakhmatullah mengatakan, sedikitnya ada 8 permainan pada jaman dulu dikenalkan pada puluhan anak. Dolanan tradisonal yang dimainkan antara lain Enggrang, Bakiak, Jangka (Engklek), Gobak Sodor, Ular Naga, Dam-daman, ingkloan dan lain sebagainya.

Menurut Cak Amin (Sapaan Syaefulloh Amin) saat ini anak-anak lebih suka bemain gadjet dan jarang berinteraksi dengan teman sebayanya. Hal tersebut berbeda pada dolanan tradisonal yang menekankan pada kebersamaan, kekompakan dan mereka (anak-anak) saling berinteraksi. Misalnya, pada permainan Bakiak menekankan pada kekompakan dan kerjasama tim.

"Anak-anak jaman now itu butuh bermain. Tidak hanya bermain gadjet saja, apalagi permainan tradisional membentuk karakter anak", kata Cak Amin.

Kedepan, kata Cak Amin, kegiatan semacam ini akan terus digalakkan sekaligus sebagai nguri-nguri budaya. Selain itu, diharapkan antusias anak-anak dalam bermain semakin meningkat, apalagi bermain adalah dunia anak-anak.

Selanjutnya salah satu peserta Pandi (9) mengaku senang dapat bemain dolanan tradisional. Apalagi sebelumnya belum pernah memainkan dolanan tradisional. "Aku seneng nemen (saya senang sekali)", pungkas Pandi singkat. (Red CN/tim)