Predikat Al Amin Wujud Pemersatu Bangsa Dalam Mengisi Kemajuan




Brebes - Ribuan jamaah hadir dalam pengajian masjid agung bersholawat, segenap ulama, umaro, dan masyarakat dari berbagai penjuru untuk berdzikir dan mendengarkan siraman rohani dari Maulana Habib Lutfi Bin Yahya dari Pekalongan, dan Rois Syuriah PBNU KH Subhan Makmun.

Zaman sekarang ini, sebenarnya sangat diperlukan, karena di dalam maulid ini banyak makna yang terkandung manfaatnya. Di dalam alquran sendiri ada peringatan maulid, dimana diceritakan kelahiran nabi yahya, nabi musa, nabi isa dan belum lagi yang lain.

ﻟَﻘَﺪْ ﺟَﺎﺀَﻛُﻢْ ﺭَﺳُﻮﻝٌ ﻣِﻦْ ﺃَﻧْﻔُﺴِﻜُﻢْ ﻋَﺰِﻳﺰٌ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻣَﺎ ﻋَﻨِﺘُّﻢْ ﺣَﺮِﻳﺺٌ ﻋَﻠَﻴْﻜُﻢْ ﺑِﺎﻟْﻤُﺆْﻣِﻨِﻴﻦَ ﺭَﺀُﻭﻑٌ ﺭَﺣِﻴﻢٌ

Laqod Jaakum Rosuluun Min Anfusiikum Aziizun Alaihi maa Aniitum Hariisun Alaykum Bilmuminina Rouufururrohiim

Yang Artinya: Sungguh, telah datang kepadamu seorang rasul dari kaummu sendiri, berat terasa olehnya penderitaan yang kamu alami, (dia) sangat menginginkan (keimanan & keselamatan) bagimu, peyantun dan penyayang orang-orang yang beriman.

Al habib Lutfi menambahkan, di dalam alquran tidak cukup sejarah nabi saja, bahkan ada para walinya seperti ashabul kafi, bahkan kedudukan khayawan saja dijelaskan seperti Annahl.

Pesan habib jangan sampai melupakan sejarah, maka mana mungkin akan tumbuh handarbeni sehingga diikat oleh Allah SWT, melalui dikumpulkan tali silaturohmi, dengan cara waktu sholat dan membaca sholawat. Kita diajar kepedulian sesama kita, saat sholat membawa sholawat, Allahumma Sholli 'Ala Sayyidina Muhammad Wa'ala Aali Sayyina Muhammad.

Jangan berdebat lagi masalah sayidina pada zaman sekarang ini, tapi sekarang bagaimana agar ekonomi warganya maju, ketahanan negaranya kuat, dan jangan mudah dipecah belah, akhir ini ulama di benturkan, tokoh politik ataupun lainnya dibenturkan, ayo jangan mau di pecahbelahkan, mari bersatu untuk menjaga persatuan dan kesatuan termasuk ukhuwah islamiyah.

Rosulullah SAW mampu mempersatukan semua umat pada zamannya, karena sifatnya al Amin sehingga menjadi panutan bagi umatnya. Karena Rosul tidak mempunyai kepentingan apapun dan tidak menjelekkan antar suku, bahkan mengumpulkan suku per suku ketika mengangkat dan memasukan hajar Aswad.

Dengan adanya peristiwa tersebut maka umatnya harusnya berani bertanya, kemana sekarang Al Amin sekarang ini, yang bisa mengayomi umat, pemersatu dan mampu memberikan suri tauladan yang baik. Semoga kita menjadi Al Amin dimana saja bukan hanya di Brebes tapi di daerah lainnya.

Butuh patriotisme dan kader pemersatu umat. " Tulis merah putih berkibar tidak melupakan sejarah," tegas alhabib dihadapan jamaah. Kamis (15/02/2019).

Sejauh mana kita mengisi kemerdekaan, kenapa kita rebutan tumpeng, taruh dimana muka kita, kalau kita sadar maka mestinya kita harus berpikir untuk umat dan mempersatukan, sholawat bisa menjadi perekat silaturohmi antar sesama, belum lagi dengan membaca sholawat kepada Nabi akan mendapatkan syafaat dari Rosulullah SAW. Betapa senang bila umatnya memiliki rasa Asah Asih Asuh, dan tidak menyusahkan atau mengecewakan kepada baginda Rosulullah. Minimal kita jangan memberikan beban bagi umat tapi meringankan bebannya.

Betapa mulia para tokoh pejuang terdahulu yang berkorban, keringat yang aku teteskan, kasih sayang kamu kepada kalian dan jangan kecewakan kami, mari kita persatukan umat dan jangan bercerai berai, mari isi kemerdekaan ini dengan kerja keras dan penuh tanggungjawab. (Bahrul Ulum)