Hadirkan Dian Brayanti, Pengunjung Padati Warung Makan Sambel Layah Kota Tegal,


Tegal, - Suasana Warung makan sambal layah sontak dipadati pengunjung, pasalnya Calon Legislatif dari partai Gerindra dengan No Urut 6, Dapil I, Tegal Selatan, Kota Tegal, DIAN BRAYANTI menyempatkan diri menyambangi warung tersebut sekaligus memberikan sosialisasi bagi masyarakat terkait tata cara mencoblos nanti.

Kegiatan Sosialisasi dan Konsolidasi Caleg Partai Gerindra, Dian Brayanti no urut 6 Dapil 1 Tegal Selatan di warung makan Sambel Layah yang terletak di Jl Kapt Soedibyo, Kelurahan Debong Lor justru mendapat apresiasi yang baik dari masyarakat, pasalnya masih banyak masyarakat yang belum memahami bagaimana tata cara mengikuti pemilu nanti 17/04 April.


Dalam sambutannya dirinya mengatakan, maksud dan tujuan mengajak masyarakat khususnya Dapil I, Tegal Selatan, yakni untuk memberikan sosialisasi bagaimana teknis dan cara mencoblos yang benar.

Menurutnya, hal ini karena masih banyak warga masyarakat khususnya orang tua (lansia) yang tidak tahu. "Itu karena teknis atau cara pencoblosan sekarang berbeda dengan sebelumnya. Yang sekarang untuk caleg hanya terdapat no urut dan nama saja, namun berbeda dengan calon presiden, yakni terdapat gambar/foto dan nama," terangnya

Selain sosialisasi tersebut, Ia juga ingin mengajak masyarakat menuju perubahan untuk Indonesia lebih maju. Hal tersebut maksudnya, supaya masyarakat tidak salah dalam memilih para calon, baik itu presiden maupun calon legestifnya (wakil rakyat).

"Jangan lupa, jika mencoblos Caleg DPR RI di gambar kertas yang ada warna kuningnya, tetapi untuk Caleg DPRD Kab/Kota kertas yang ada warna hijau. Jadi jangan salah pilih, coblos Mohammad Hekal, DPR RI, No Urut 1, Partai Gerindra, kertas warna kuning dan Dian Brayanti, DPRD, No Urut 6, partai yang sama, kertas warna hijau," jelasnya.

Bahkan Caleg DPR RI, Mohammad Hekal diwakilkan Caleg Provinsi, Rujito dalam sambutannya mengatakan, dengan adanya acara ini mudah-mudahan masyarakat semakin mengerti, faham dan menjadi cerdas dalam mengikuti Pemilu, kata Rujito

Masyarakat belajar cerdas dan jangan sampai salah pilih atau mencoblos. Apalagi biasanya menjelang pemilihan, banyak caleg melalui timnya melakukan money politik, maksudnya membagikan uang ke masyarakat dengan harapan calegnya dipilih. Istilah yang keren, yakni serangan fajar (SF). "Justru kalau bisa di rumah masing-masing, masyarakat memasang tulisan, di sini menerima serangan fajar. Menurut saya, itu diterima saja dan itu sah-sah saja, namun masalah pilihan itu tetap di hati nurani, yakni coblos, ujar Rujito. (***)