Komunitas Penulis Peduli Aliran Sungai Tegal Gugah Potensi Desa Tertidur



Slawi - Beberapa hari ini kota Slawi dan sekitarnya diguyur oleh hujan. Kadang bisa dalam bentuk gerimis yang romantis, di lain waktu hujan turun seperti air yang dicurahkan dari langit. Hujan dan air selalu menyibakkan misteri dan inspirasi membangkitkan imajinasi.

Alam semesta merupakan hasil ciptaan dari sang pencipta (wujud tertinggi/wujud ilahi). Apa yang sang pencipta ciptakan untuk kita adalah baik adanya. Ciptaan Allah memang berpuncak pada manusia. Manusia merupakan ciptaan yang istimewa.

Namun, perlu disadari bahwa dengan keistimewaan itu manusia ditekankan untuk bertanggungjawab terhadap seluruh hasil ciptaan. Manusia sebagai mahkluk berakal budi memiliki kemampuan untuk menjadikan ciptaan sang pencipta itu menjadi selaras. Manusia memiliki tanggungjawab yang besar dalam upaya untuk melindungi yang lain yang adalah alam semesta.

Komunitas Penulis Peduli Aliran Sungai (KAPPAS) di jalan raya Brugabang Talang Kecamatan Tegal merupakan salah satu dari banyak komunitas peduli lingkungan di wilayah Jawa Tengah, tak banyak bahkan masih sedikit yang di lakukan komunitas ini.

Namun berkat keelokan punggawa Kappas, serta beranggotakan jurnalis berbagai media, seniman, musisi hingga pelaku seni lainnya, Komunitas ini semakin hidup untuk berekspresi.

Bahkan salah satu programnya ingin menghidupkan potensi desa di wilayah desa Bongkok kabupaten Tegal yang merupakan dataran luas pantai yang bersebelahan dengan pantai larangan untuk di jadikan lahan potensi wisata bagi desa tersebut.

Hal ini nampak saat para pengurus melakukan observasi ke wilayah tersebut, lahan tidur yang memiliki potensi wisata ini dibiarkan tertidur tanpa pengelolan bermanfaat, sejatinya apabila di jadikan wisata desa wilayah ini selain masih bersih oleh sampah juga nampak anggun untuk lahan bermain masyarakat bersama keluarga.

Melihat lahan luas dengan hamparan pantai, dapat kita bayangan merupakan potensi luar biasa, di lihat dari sederetan pantai yang ada di kabupaten Tegal, pantai ini masih bersih dan mempesona.

Kini peran serta pemerintah desa maupun pemerintah daerah sekitar mampukah bersinergi dengan KAPPAS untuk bersama sama membangun, menjadikan lahan tidur sebagai potensi desa yang lebih menawan (cahyo)