Slawi - Maraknya isu akan adanya pergerakan people power saat pengumuman presiden pada tanggal 22 Mei 2019 nanti, pihak keamanan serta tokoh agama menghimbau masyarakat untuk tidak terpancing.
Tokoh Agama asal Slawi Kabupaten Tegal KH.MUHAMMAD YUSUF.selaku RO'IS Syuriah kecamatan Slawi, menyatakan dengan tegas dalam video menolak adanya people power , menurutnya people power dapat merusak kesatuan dan persatuan bangsa Indonesia.
Dirinya melalui siaran videonya yang di unggahnya mengajak seluruh masyarakat Indonesia khususnya masyarakat kabupaten Tegal untuk bersama sama menolak poeple power untuk menjaga keamanan dan konduksivitas NKRI. (***)
