Launching Via Ferrata Bukit Rangkok Desa Pagerwangi Balapulang


Slawi - Desa Pagerwangi terletak di kecamatan Balapulang Kabupaten Tegal, sekitar 13 km dari kota Slawi, dengan waktu tempuh sekitar 30 menit. Kecamatan Balapulang memiliki bentang alam yang cukup unik. Topografinya berbukit-bukit dan banyak didominasi oleh bebatuan yang merupakan sisa-sisa aktivitas vulkanik Gunung Slamet. Bila ditarik garis lurus, Gunung Slamet hanya berjarak sekitar 19 km dari Desa Pagerwangi.

Mata pencaharian masyarakat desa Pagerwangi rata-rata bergerak di sektor pertanian padi musiman. Di musim kemarau warga desa banyak yang pergi merantau, ketika musim penghujan tiba, mereka kembali ke desa untuk menggarap sawahnya. Kondisi tersebut membuat desa mengalami situasi kesulitan untuk mencari sumber daya manusia terutama anak-anak muda.

Desa Pagerwangi terdapat dua buah bukit, yang menjadi penanda unik bentang alam desa, Bukit Penawungan dan Bukit Gua Rangkok, yang namanya sudah tertulis di peta kuno Belanda buatan tahun 1941. Puncak bukit Penawungan memiliki ketinggian 400 meter di atas permukaan laut. Bukit yang lahannya adalah milik warga secara perorangan-perorangan ini cukup lebat ditumbuhi beraneka pepohonan.

Nah bagi yang senang Selfi,  di puncak bukit Gua Rangkok  kita bisa melihat pemandangan indah desa Pagerwangi dan desa-desa di sekitarnya. Terutama di waktu sore hari saat menjelang matahari terbenam, di situlah pengunjung bisa menikmati sajian premium panorama alam yang sangat cantik, perpaduan antara hijaunya persawahan dan perbukitan, yang berbaur dengan warna senja kemerahan.

Wisata petualangan Via ferrata di Bukit Rangkok Desa Pagerwangi berupa aktivitas mendaki dan memanjat Bukit Goa Rangkok, Pemanjatnya menggunakan peralatan standar safety berupa harness, tali panjat, lanyard, karabiner (pengait), dan helm. Tiap orang punya dua pengaman. Satu dipasangkan di kabel baja yang membentang di kiri atau kanan tangga. Pengaman lainnya dipasangkan di tangga via ferrata.

Selain itu terdapat beberapa spot foto menarik, dan hammock (tempat tidur gantung) yang dipasang di bibir tebing. Jalur petualangan dimulai dari basecamp, mendaki jalan setapak ke puncak bukit paling selatan, memanjat tebing-tebing naik turun 5 bukit, sampai kembali lagi ke basecamp, dengan total panjang rute lebih dari 1 km, yang bisa ditempuh dalam kisaran waktu 2 jam.

Via ferrata di Bukit Rangkok Desa Pagerwangi merupakan via ferrata pertama di Indonesia yg dikelola sepenuhnya oleh desa, melalui BumDes (Badan Usaha Milik Desa) dan Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata), dengan permodalan dari dana desa. Hal ini menjadi solusi atas kondisi permasalahan di desa Pagerwangi, terutama dari sisi pengembangan potensi ekonomi desa, sekaligus untuk melestarikan kawasan perbukitan sebagai area resapan air bagi desa Pagerwangi.

Untuk mengabarkan pada publik mengenai keberadaan wisata via ferrata Goa Rangkok Desa Pagerwangi, Senin, 24 Juni 2019 diselenggarakan kegiatan Launching Wisata Desa Pagerwangi. Kegiatan launching ini dilaksanakan berbarengan dengan kegiatan Tilik Desa yang merupakan program rutin dari Bupati Tegal dan Pemerintah Kabupaten Tegal

Dalam giat Launching dan program Tilik Desa, nantinya masyarakat Desa Pagerwangi akan disajikan layanan dan kegiatan menarik hingga malam hari, dari mulai aktivitas pentas seni budaya, launching via ferrata, sampai kegiatan pelayanan publik seperti pengurusan KTP, SIM, Kartu Keluarga, serta layanan kesehatan yang akan di hadiri Bupati Tegal beserta pejabat-pejabat terkait dari Pemerintah Kabupaten Tegal, Muspida, Camat dan jajaran Pemerintah Kecamatan Balapulang dan Musical serta seniman mancanegara (Red)